11
Dec
09

Ada Obat Jantung Di Balik Ikan

Dulu, banyak orang enggan makan ikan. “Kalau kebanyakan, bisa cacingan,” ujar seorang cucu, menirukan peringatan neneknya.Sekarang, banyak makan ikan malah dianjurkan, karena dipercaya dapat mencegah gangguan jantung. Apalagi kalau cara memasaknya dibakar.

Adalah duo peneliti Denmark, Bang dan Dyeberg, yang pada 1970 menemukan kaitan langsung antara tingkat konsumsi ikan orang Eskimo dengan penyakit jantung koroner (PJK). Rendahnya tingkat kematian orang Eskimo akibat PJK, walaupun sehari-harinya mereka mengonsumsi diet tinggi lemak, diyakini lantaran orang-orang kutub utara itu rajin makan ikan.

Formula rahasia
Sudah bukan rahasia lagi, ikan memang santapan utama orang-orang “berdarah dingin” itu. Mereka juga tidak gampang cacingan, penyakit yang kerap digembar-gemborkan orang-orang “zaman dulu”. Artinya, ada formula rahasia yang diselipkan Tuhan dalam daging ikan, sehingga berkhasiat menghambat datangnya PJK.

Formula itu adalah dua tipe asam lemak omega-3, yaitu eicosapentanoic dan docosahexanoic acid. Asam lemak tersebut tergolong asam lemak tak jenuh rantai panjang (long chain polyunsaturated fatty acids), yang memproteksi jantung dari PJK. Penelitian lebih lanjut membuktikan, daging ikan mampu menurunkan tekanan darah, trigliserid, memperbaiki fungsi endotel, serta mereduksi proses pengerasan pembuluhan darah koroner.

Daftar manfaat ikan bagi jantung terus bertambah dari tahun ke tahun. Belum lama ini, Circulation (sebuah jurnal kardiovaskular terkemuka), mempublikasikan studi yang menyebut manfaat tambahan sang ikan. Dariush Mozaffarian dan kawan-kawan berhasil membuktikan, kebiasaan mengonsumsi ikan akan menurunkan insiden fibrilasi atrial (FA).

Binatang apa gerangan FA? FA adalah sejenis gangguan jantung (aritmia) yang menyebakan jantung berdenyut tidak keruan. Kadang cepat, kadang lambat sekali. Di Amerika Serikat, tiap tahun terdapat 160.000 kasus baru FA. Aritmia ini paling banyak diderita oleh para lansia. FA juga memicu penyumbatan pembuluh darah di otak oleh gumpalan darah, sehingga orang yang diserangnya menjadi rentan stroke.

Pada studi prospektif yang melibatkan 5.000 subjek itu, Mozaffarian dan kawan-kawan menemukan, setelah melewati masa dua belas tahun, mereka yang menerima asupan ikan bakar atau ikan rebus 1 – 4 kali per minggu, risiko FA-nya turun 28%. Sedangkan mereka yang mengonsumsi ikan lima kali atau lebih per minggunya, insiden FA-nya turun 31%.

Khasiat kedua pola asupan itu merupakan hasil perbandingan dengan data mereka yang mengonsumsi ikan kurang dari satu kali setiap bulannya. Dari data itu, jelas terekam, frekuensi makan ikan (dan cara pengolahnnya) sangat berpengaruh terhadap risiko serangan jantung.

Efek balik
Lalu, bagaimana sebenarnya cara daging ikan memproteksi tubuh dari gangguan irama jantung?

Mekanismenya sampai detik ini masih belum jelas benar. Dugaan sementara, dampak positif tersebut muncul lantaran efek asam lemak omega-3. Studi-studi epidemiologis klinis maupun eksperimental pada hewan membuktikan, omega-3 mampu menurunkan eksitabilitas dan fluktuasi kalsium dalam sel-sel jantung, melalui penghambatan kanal-kanal elektrolit yang terdapat pada membran sel.

Para peneliti tidak menjelaskan ikan jenis apa yang paling baik untuk dikonsumsi. Namun sebagai gambaran, ikan Salmon dianggap sebagai ikan yang memiliki kandungan omega-3 tinggi. Menilik asalnya, baik ikan air tawar maupun ikan laut, keduanya memiliki kandungan gizi tinggi. Meski omega-3 dipercaya lebih banyak terdapat pada ikan laut.

Namun, yang paling penting diketahui, sebenarnya bukan hanya ikan jenis apa yang harus dimakan, tapi juga cara pengolahannya. Pada dasarnya, pemanasan (dengan cara apapun) akan menurunkan kandungan asam lemak omega-3. Untuk itu, perlu diakali, agar ikan yang dimasak tetap lezat, tapi juga kandungan omega-3-nya tak terlalu banyak hilang.

Dari beragam pengolahan, cara terbaik untuk menjaga efek proteksi ikan terhadap aritmia, adalah dengan memanggang/membakar atau merebusnya. Pasalnya, jika dibakar atau direbus, kelembaban ikan dapat tetap dipertahankan, sehingga kandungan gizinya tak banyak yang terbuang.

Sama seperti dibakar atau direbus, pemanasan dengan menggunakan microwave juga tidak akan menyebabkan kerusakan asam lemak omega-3 secara berarti.

Sebaliknya, ikan yang digoreng berpotensi banyak kehilangan komposisi nutrien yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi jantung. Alih-alih mencegah datangnya serangan jantung, kandungan trans-fatty acid dan oksidasi lipid pada minyak goreng (apalagi minyak goreng yang dipakai berkali-kali), justru dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Begitu juga dengan mereka yang lebih suka makan ikan dalam kemasan (kaleng), bersiap-siaplah kecewa. Proses pengolahan ikan dalam kaleng dianggap sebagai penyebab banyak rusaknya kandungan gizi serta mengurangi kandungan omega-3 alami ikan. Terutama proses precooking dan sterilisasi. Alhasil, minyak ikan yang kaya akan omega-3 terbuang sia-sia. Belakangan, untuk “menebus” dosa, sejumlah pabrikan melakukan pengayaan omega-3 pada produknya.

Jadi, selain meyakini banyak makan ikan tak bakal bikin cacingan. Cara masak juga harus diperhatikan benar-benar. Jangan sampai niatnya mencegah penyakit jantung, eh malah berbalik, kena serangan jantung. *

Referensi :

http://cyberman.cbn.net.id/cbprtl/cyberman/detail.aspx?x=Tips&y=cyberman|0|0|8|1


0 Responses to “Ada Obat Jantung Di Balik Ikan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


17wib Calendar

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

17wib Archives

17wib Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

17wib Photos

Me&MyWife @ Sampireun

Pendopo Sampireun

Kampung Sampireun

Kolam Rendam - Ciwidey

More Photos

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

17WIB Statz

  • 36,406 pengunjung

Blog On Facebook


%d bloggers like this: